Kamis, 03 Oktober 2013

Menjadi Seorang Sekretaris

Okay, meskipun sudah beberapa bulan yang lalu saya membuat blog ini, tapi baru kali ini saya entri post yang sesungguhnya :) Harap maklum, begitu banyak tugas dan pekerjaan membuat saya sedikit bingung mengatur waktu. Dan, ini adalah 1 tahun saya bekerja sebagai seorang sekretaris.
Baiklah, kita mulai dengan,

  •  Apa itu sekretaris?

Ada banyak orang menerjemahkan makna seorang sekretaris. Kebanyakan mereka mengatakan bahwa sekretaris itu bersifat asisten atau mendukung. Itu tidak salah. Namun, secara pribadi saya mengartikan sekretaris adalah pekerjaan yang sangat strategis, dimana ia mengetahui seluk beluk perusahaan dan menjadi seorang yang berada di barisan depan sebuah perusahaan.

  • Sekretaris dan Personal Asisten, apakah sama?
Tidak. Meskipun banyak jenis tanggungjawab pekerjaan yang sama, namun keduanya berbeda. Tentu saya tidak perlu menjelaskan lebih rinci. Yang jelas, personal asisten memiliki kepentingan lebih 'dalam' daripada sekretaris. Seorang sekretaris bisa saja hanya duduk manis di kantor. Tapi tidak untuk seorang asisten pribadi yang harus tahu apa, dimana, dan bagaimana keadaan bos dan perusahaan.
  • Lalu, berapa gajinya?
Ketika saya melamar untuk bekerja di bagian ini, saya cukup kaget dengan gaji yang diberikan. Ok, saya katakan masih di atas rata-rata untuk seseorang yang baru lulus seperti saya. Tanpa pengalaman berarti dan masih awam dengan dunia kerja. Tapi memang begitulah seorang sekretaris. Dia harus pandai berbicara (konotasi positif) dan pandai menyimpan informasi dan rahasia perusahaan.
Saya pernah memesankan tiket bos ke luar negeri. Dan saya serta merta harus keep info ini supaya jangan tersebar ke pegawai lainnya. Tahu kan, akibat kalau pegawai tahu bosnya sedang di luar negeri? Apalagi sampai berhari-hari bahkan berminggu-minggu. Tidak perlu dijelaskan. :D
  • Apa menariknya menjadi sekretaris?
Tentu sangat menarik. Kita bisa memperluas pengetahuan kita tentang banyak hal. Tidak hanya itu, kita juga disuguhi kolega-kolega bos. Apa artinya itu? Kita bisa menjalin kerjasama yang lebih luas lagi, kita bisa punya koneksi yang besar. Jika suatu saat nanti kita harus berhenti dan mencari kerja yang baru, kita tahu kemana kita akan berlabuh selanjutnya.

Baiklah, sementara ini dulu yang dapat saya share kan ke rekan-rekan semuanya. Jika ada pertanyaan, mari silakan menghubungi saya. Karena saya disini juga belajar untuk meningkatkan kemampuan saya.
Regards #ElsaPriskila

Tidak ada komentar:

Posting Komentar